Sidang Pleno RNPK 2013 Bahas Reformasi Birokrasi

Tue, 02/12/2013 (All day)

Kota Depok -- Dalam sidang pleno Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2013 dibahas budaya kerja  dan Pendidikan Menengah Universal (PMU). Salah satu topik budaya kerja yang diangkat adalah pembahasan mengenai reformasi birokrasi dan RUU Aparatur Negara Sipil yang disampaikan oleh Sofyan Effendi,  Wakil Ketua Tim Independen Reformasi Birokrasi Nasional (RBN) yang juga sebagai  Dosen UGM.

Dalam paparannya Sofyan menjelaskan mengapa Tema Rembuknas Pendidikan dan Kebudayaan 2013 adalah “Menuntaskan Program Prioritas Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2013- 2014”. Tema tersebut punya banyak makna bagi peserta perhelatan yang amat besar ini. Bagi sebagian orang dapat diartikan menyelesaikan prioritas nasional bidang pendidikan dan kebudayaan. Bagi yang lain mungkin berarti bagaimana mengeskalasi pencapaian program prioritas tersebut.

“Mungkin bagi sebagian besar tahun 2013 menuntaskan berarti barokah karena usulan Reformasi Birokrasi, sudah dikabulkan oleh Pemerintah.”seloroh Dosen UGM ini.

Tujuan program reformasi birokrasi nasional ini, kata Sofyan, bukan dirancang untuk sekedar meningkatkan remunerasi, tetapi tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kinerja dan prestasi birokrasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Dari kacamata RBN salah satu tujuan penting RNPK 2013 ini adalah untuk bersama-sama merumuskan prioritas nasional bidang Pendidikan dan Kebudayaan. Serta sekaligus menyusun pokok-pokok pikiran tentang prioritas nasional bidang pendidikan dan kebudayaan pada 2015-2019 guna menyiapkan SDM yang diperlukan untuk pembangunan ekonomi yang berdasarkan ilmu pengetahuan. (EH)