Mendikbud Sosialisasikan Kurikulum 2013 pada Rakor Pendidikan Dasar

Mon, 03/25/2013 (All day)

Jakarta --- Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menyosialisasikan Program Kerja Direktorat Pembinaan SMP tahun 2013. Rakor yang mengundang perwakilan dinas pendidikan dari 33 provinsi ini membahas tentang  Dana Alokasi Khusus (DAK), Bantuan Siswa Miskin (BSM), dan Kurikulum 2013.

Dalam kesempatan tersebut,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh pun menyosialisasikan perkembangan kurikulum 2013 kepada perwakilan dinas pendidikan yang hadir. "Rapat koordinasi seperti ini sangat penting, yaitu sebagai salah  satu simpul yang menentukan keberhasilan pelaksanaan kurikulum 2013, dan efisien,"  kata Mendikbud saat menjadi pembicara pada rapat koordinasi di Hotel Jayakarta, Minggu (24/03).

Kurikulum 2013 akan segera dilaksanakan secara bertahap. Mulai  jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di seluruh tanah air. Begitu juga Program BSM, DAK dan Ujian Nasional yang segera dilaksanakan. Saat ini, kata Menteri Nuh, Kemdikbud telah mempersiapkan dokumen kurikulum, buku teks siswa, dan buku panduan untuk guru. Dengan harapan, pada saatnya nanti guru akan berkonsentrasi terhadap kualitas proses belajar mengajar di kelas, sehingga hasil pendidikan dengan kurikulum 2013 akan semakin meningkat.



Kemdikbud telah menyelesaikan buku master yang akan digandakan oleh pusat dan daerah melalui DAK. Buku teks untuk siswa dan buku panduan untuk guru pada jenjang SMP sebagian besar akan dilaksanakan melalui DAK  2013 sebesar Rp11 triliun. “Yang sifatnya esensial yaitu untuk sarana dan prasana boleh digunakan,” kata Mendikbud.

Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota berperan penting dalam pengadaan dan pengiriman buku teks ke sekolah di wilayahnya. Pada Rakor ini diharapkan seluruh proses persiapan yang terkait dengan DAK dapat diselesaikan dengan baik. (JR)