Naskah UN SMA Tiba di Gudang Provinsi Sulsel

Wed, 04/17/2013 (All day)

Makassar --- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim mengawal distribusi naskah soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA untuk Provinsi Sulawesi Selatan. Wamendik tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, beserta naskah soal UN untuk Provinsi Sulawesi Selatan, pada siang tadi, (17/4). Sedangkan untuk sepuluh provinsi lain yang juga mengalami pergeseran jadual UN, distribusi naskahnya dikawal oleh pejabat setingkat eselon II yang berwenang mengambil keputusan.

Setibanya di Makassar, naskah-naskah UN langsung diamankan di gudang provinsi sebagai pusat penyimpanan naskah UN tingkat provinsi. Setelah disortir per kabupaten/kota, naskah-naskah tersebut siap dikirimkan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Wamendik mengatakan, distribusi untuk kabupaten terjauh, seperti Kabupaten Luwu Utara, akan didahulukan. Jarak kabupaten terjauh dari kota Makassar bisa memakan waktu hingga delapan jam melalui jalur darat. Sehingga diperkirakan akan tiba malam nanti.

“Untuk pengamanan (naskah), di sini sudah ada perguruan tinggi, dinas pendidikan, kepolisian, dan inspektorat jenderal kita (Kemdikbud),” ujar Wamendik saat dihubungi tim portal www.kemdikbud.go.id melalui telepon selular pada Rabu siang, (17/4). Ia menambahkan, distribusi naskah UN di Sulawesi Selatan diprioritaskan untuk ujian yang berlangsung besok dan lusa. Sedangkan naskah UN untuk ujian Senin dan Selasa depan distribusinya menyusul.

Selain mengawal distribusi naskah soal UN tingkat SMA, keberadaan Wamendik di Makassar juga untuk mengawal distribusi naskah soal UN tingkat SMP. UN SMP akan berlangsung pada Senin, 22 April 2013. “Yang utama adalah untuk distribusi soal. Untuk sidak, kemungkinan besok pagi-pagi, tapi belum tahu ke kabupaten mana,” katanya.

Kedatangan Wamendik di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar, disambut Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Hasanuddin,  Letkol Pnb Widyargo Iko Putra; Pembantu Rektor III Universitas Hasanuddin, Nasaruddin Salam; Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, H. A. Patabai Pabokori; dan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulsel, Andi Qashas Rahman. (DM)