Berita dan Opini Terkait Kurikulum 2013

Berita Terkini

Sat, 09/20/2014 - 09:12

Sejak gerakan pendidikan inklusif dimulai pada 2012, terlihat peningkatan jumlah peserta didik yang luar biasa. Rata-rata ada 10 ribu siswa setiap tahunnya. Ini menunjukkan bahwa gerakan pendidikan inklusif mampu meningkatkan penyediaan kesempatan dan akses bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk mendapatkan hak pendidikannya.


Fri, 09/19/2014 - 20:32

Pemerintah daerah Jawa Barat serahkan aset dua perguruan tingginya kepada Kemdikbud. Penyerahan aset ini merupakan bagian dari rangkaian penegerian dua perguruan tinggi tersebut. Keduanya adalah Universitas Singaperbangsa Karawang dan Politeknik Indramayu.


Fri, 09/19/2014 - 17:22

Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman, Kemdikbud akan menyelenggarakan kegiatan International Capacity Building on Safeguarding the Underwater Cultural Heritage di Makassar-Selayar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan SDM pelestari cagar budaya bawah laut.


Fri, 09/19/2014 - 15:44

Pemotongan tumpeng sebagai pertanda puncak acara memperingati peluncuran program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) tahun ketiga, pada hari Kamis (18/09/2014), di Jakarta.


Fri, 09/19/2014 - 14:26

Anggota Komite Pameran dan Pertunjukan Frankfurt Book Fair  (FBF) tahun 2015 melakukan audiensi lanjutan dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang kebudayaan (Wamenbud) Wiendu Nuryanti.


Fri, 09/19/2014 - 14:23

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh melantik Sutarto Hadi sebagai Rektor Universitas Lambung Mangkurat periode tahun 2014 – 2018, dan Suprapto sebagai Koordinator Kopertis Wilayah VII periode tahun  2014 – 2018.


Fri, 09/19/2014 - 10:52

Dengan menguasai pengetahuan, masyarakat  menjadi berbudaya, dan pada tingkatan berikutnya menjadi masyarakat beradab. Fungsi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) erat kaitannya dengan peradaban suatu bangsa.


Fri, 09/19/2014 - 10:48

Ada tiga aspek penting yang perlu diperoleh untuk mendukung perkembangan anak-anak usia dini, yaitu layanan pendidikan, kesehatan dan gizi, serta perlindungan. Ketiga hal tersebut harus diberikan seoptimal mungkin agar upaya menyiapkan generasi bangsa ke depan yang lebih baik dapat tercapai.